Did You Know? Humans and dolphins are the only species that have sex for pleasure.
RSS Feeds:
Posts
Comments


BAB I

PENDAHULUAN

 

A.   Latar Belakang Masalah

Konsep Total Quality Manajemen/TQM (Pengelolaan Mutu Total/PMT) lahir beberapa dasawarsa yang lalu terutama untuk mengatasi beberapa masalah di bidang bisnis dan industri. Konsep itu telah diimplementasikan dengan sangat berhasil oleh dunia bisnis dan industri di Jepang, yang kemudian juga di banyak negara lain. Di Indonesia, salah satu perusahaan yang pertama-tama menerapkan manajemen mutu pada tahun 1981 adalah PT. Astra Internasional. Sejak itu, trend penerapan TQM menjalar ke berbagai perusahaan swasta sampai dengan BUMN.

Sangat menarik bahwa konsep TQM ini kemudian ditelaah kemungkinan penerapannya di dunia pendidikan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. TQM adalah sistem pengendalian mutu yang didasarkan pada filosofi bahwa memenuhi kebutuhan pelanggan dengan sebaik-baiknya adalah yang utama dalam setiap usaha. Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, budaya kerja yang mantap harus terbina dan berkembang dengan baik dalam diri setiap karyawan yang terlibat dalam pendidikan itu. Motivasi, sikap, kemauan dan dedikasi adalah bagian terpenting dari budaya kerja tersebut.

Dalam dunia pendidikan, filosofi TQM memandang pendidikan sebagai jasa, dan usaha lembaga pendidikan sebagai industri jasa dan bukan proses produksi. Oleh sebab itu, TQM tidak berbicara tentang masukan (input) yaitu peserta didik, dan keluaran (output) yaitu lulusan, sebagaimana umum berpendapat. Tetapi TQM berbicara tentang pelanggan-pelanggan yang mempunyai berbagai kebutuhan, dan tentang bagaimana memuaskan para pelanggan tersebut.[1]

Pendapat yang mengatakan bahwa lulusan adalah produk pendidikan dinilai mempunyai kelemahan-kelemahan dasar, karena lulusan adalah individu yang perilaku dan perbuatannya sesungguhnya bukan hanya dipengaruhi ilmu dan keterampilan yang diperolehnya selama pendidikan, melainkan juga oleh berbagai faktor lain, seperti motivasi belajar, sikap dan latar belakang keluarga serta pengaruh lingkungan. Oleh sebab itu, TQM menganggap produk pendidikan sebagai industri jasa pada hakekatnya adalah jasa dalam bentuk pelayanan yang diberikan oleh pengelola pendidikan beserta seluruh karyawan kepada para pelanggan sesuai dengan standar mutu tertentu.[2]

Karena jasa pendidikan adalah pelayanan yang diberikan kepada para pelanggan untuk memenuhi kebutuhan mereka, maka mutu jasa pendidikan itu haruslah sesuai dengan atau melebihi kebutuhan itu. Dengan demikian, mutu jasa pendidikan adalah bersifat relatif. Dengan kata lain mutu jasa pendidikan adalah baik dan memuaskan jika sesuai dengan atau melebihi kebutuhan pelanggan bersangkutan. Namun demikian, mutu tersebut dapat diukur secara kualitatif. Beberapa indikator lunak seperti rasa kepedulian dan perhatian terhadap kebutuhan para pelanggan dapat dipergunakan. Disamping itu, tingkat kepuasan para pelanggan setelah menerima jasa pendidikan juga dapat merupakan indikator penting.

TQM dunia pendidikan adalah cara mengelola lembaga pendidikan berdasarkan filosofi bahwa peningkatan mutu harus diadakan dan dilakukan oleh semua unsur lembaga sejak dini secara terpadu dan berkesinambungan sehingga pendidikan sebagai jasa yang berupa proses pembudayaan sesuai dengan dan bahkan melebihi kebutuhan para pelanggan baik masa kini maupun masa yang akan datang. Dengan pendekatan TQM pendidikan akan dapat dihasilkan lulusan yang bermutu, menjaga mutu serta selalu meningkatkan mutu secara berkesinambungan.

SMP X merupakan salah satu sekolah yang menuju sekolah yang berstandar internasional. Untuk mewujudkan standar internasional, tantangan yang dihadapi adalah meningkatkan kualitas pendidikan agar setara dengan kualitas pendidikan di negara-negara lain. Dalam hal ini penggunaan TQM menjadi pilihan terbaik yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas. Hal ini dikarenakan dengan menggunakan TQM, maka sekolah akan mempunyai pedoman yang jelas dalam menuju kualitas yang diharapkan.

Untuk mendapatkan kualitas sekolah yang baik, maka yang perlu diperhatikan tidak hanya dari segi sarana prasarana saja, tetapi juga sumber daya manusia yang ada di sekolah, yaitu kepala sekolah para guru. Dalam hal ini siswa juga merupakan sumber daya manusia, khususnya sebagai pihak yang dikenai kebijakan pendidikan. Siswa dalam hal ini berperan sebagai konsumen jasa pendidikan. Sebagai konsumen, kepuasan siswa adalah indikator terpenting dari keberhasilan TQM yang dilaksanakan sekolah.

Selain siswa ada juga konsumen tidak langsung dari jasa pendidikan, yaitu orang tua siswa. Kepuasan orang tua siswa juga merupakan indikator yang sangat penting dalam menilai keberhasilan penerapan TQM di sekolah. Dalam hal ini kepuasan siswa dan orang tua siswa akan tercipta, jika hasil dari penerapan TQM benar-benar mampu meningkatkan kualitas pendidikan di SMP X.

Terkait dengan penerapan TQM pada SMP X penulis tertarik untuk mengetahui pelaksanaan TQM di sekolah tersebut. Hasil penelitian akan dituangkan dalam tesis berjudul PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAJEMEN PADA SMP X DALAM RANGKA MENUJU SEKOLAH BERSTANDAR INTERNASIONAL.

 

B.  Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas dapat diidentifikasi masalah sebagai berikut:

  1. TQM tidak hanya dapat diterapkan dalam bidang bisnis dan industri tetapi juga di bidang pendidikan.
  2. Dengan pendekatan TQM pendidikan akan dapat dihasilkan lulusan yang bermutu, menjaga mutu serta selalu meningkatkan mutu secara berkesinambungan.
  3. SMP X merupakan salah satu sekolah yang menuju sekolah yang berstandar internasional.
  4. SMP X melakukan penerapan TQM dalam rangka menuju sekolah yang berstandar internasional.

 

C.  Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, dirumuskan masalah sebagai berikut: Bagaimana penerapan Total Quality Manajemen pada SMP X dalam rangka menuju sekolah berstandar internasional?

 

D.  Tujuan Penelitian

Sesuai dengan masalah yang telah dirumuskan, maka tujuan peneltiian ini adalah untuk mengetahui penerapan Total Quality Manajemen pada SMP X dalam rangka menuju sekolah berstandar internasional.

 

E.  Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat kepada:

  1. Universitas

Hasil penelitian ini dapat menambah khasanah mengenai penelitian mengenai penerapan Total Quality Management di bidang pendidikan.

  1. Sekolah SMP X

Hasil penelitian ini akan dapat dijadikan input dalam menerapkan Total Quality Management sehingga tujuan diterapkannya sistem manajemen ini

benar-benar dapat tercapai sebagaimana mestinya.

  1. Penulis

Melalui penelitian ini penulis dapat menambah pengetahuan yang telah diperoleh dibangku kuliah sekaligus mengaplikasikanya dalam praktek nyata di lapangan.

  1. Bagi peneliti lain

Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu bahan perbandingan dan bahan tambahan bagi peneliti lain yang meneliti masalah sejenis.

 

F.  Sistematika Penulisan

Tesis ini akan dituliskan dalam sistematika sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN, bab ini akan menguraikan mengenai latar belakang masalah yang diangkat dalam penelitian ini, masalah yang akan diteliti, tujuan dilakukannya penelitian beserta manfaat dari penelitian tersebut dilakukan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA, bab ini memuat teori-teori yang akan digunakan dalam menelaah masalah yang telah dirumuskan sehingga diperoleh analisis masalah yang tidak hanya berlandaskan praktek di lapangan tetapi juga didukung oleh teori yang menunjang.

BAB III METODE PENELITIAN, bab ini memuat metode-metode yang dipergunakan untuk mengungkap permasalahan yang telah dirumuskan, sehingga didapat hasil penelitian yang sahih dan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN, bab ini memuat hasil temuan di lapangan, analisis mengenai temuan tersebut dan juga pembahasan berdasarkan teori-teori yang menunjang, sehingga diperoleh jawaban atas permasalahan yang telah dirumuskan.

BAB V PENUTUP, bab ini terdiri dari kesimpulan atas permasalahan dan juga saran-saran kepada pihak terkait sehingga hasil penelitian dapat bermanfaat secara nyata bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

 



 

[1] Fandy Tjiptono & Anastadia Diana, 2003, Total Quality Management,  Edisi Revisi, Andi, Yogya­karta, hal. 23.

 

[2] Ibid.

    Baca selengkapnya »

===================================================
Ingin memiliki Skripsi/Tesis versi lengkapnya? Hubungi Kami.
===================================================

Keterangan: Skripsi-Tesis yang ada di situs ini adalah contoh dari bagian dalam skripsi atau Tesis saja. Bagi yang berminat untuk memiliki versi lengkap dalam format Softcopy hubungi ke nomor HP. 081904051059 atau Telp.0274-7400200. Skripsi Rp300rb, Tesis Rp500rb. Layanan ini bersifat sebagai referensi dan bahan pembelajaran. Kami tidak mendukung plagiatisme.

Judul terkait:

Keyword:

total quality manajemen (65), yhs-004 (51), makalah tqm (45), tqm dalam pendidikan (25), makalah pendidikan smp (23), contoh total quality management (18), penerapan tqm di sekolah (18), implementasi TQM di sekolah (18), penerapan metode tqm pada perusahaan jasa (17), MAKALAH TOTAL QUALITY MANAJEMEN (16)

Layanan Pencarian Data dan Penyedia Referensi Skripsi Tesis   No.HP.0819.0405.1059  Home: (0274) 7400200