Did You Know? The longest word in the Bible is Maher-shalal-hash-baz: Isaiah 8:1.
RSS Feeds:
Posts
Comments

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Menyongsong era perdagangan bebas sekarang ini bangsa Indonesia dituntut untuk menyiapkan sistem perdagangan yang dapat menunjang pelaksanaan perdagangan bebas. Persiapan tersebut tidak hanya dari segi sarana prasarana tetapi juga dari segi sistem informasi akuntansi yang akan digunakan perusahaan. Tanpa sistem informasi akuntansi yang memadai maka pelaksanaan perdagangan tidak akan optimal. Hal ini sesuai dengan fungsi sistem informasi akuntansi yang tidak hanya mencatat berbagai aspek yang berkaitan dengan keuangan, tetapi juga menjadi ujung tombak kemajuan suatu perusahaan. Dengan kata lain tanpa sistem informasi akuntansi yang baik, Indonesia tidak akan berhasil bersaing dengan perusahaan mancanegara dalam era perdagangan bebas nanti.

Salah satu cara untuk mendapatkan tenaga yang handal untuk membentuk sistem informasi akuntansi yang baik adalah dengan menggunakan tenaga kerja lulusan pusat-pusat pendidikan komputer akuntansi. Di sini ditekankan penggunaan komputer dalam melaksanakan sistem informasi akuntansi karena tanpa ditunjang oleh computerized system maka akan sulit mendapatkan sistem informasi akuntansi yang baik. Apalagi dengan adanya tuntutan kecepatan dan ketepatan dalam sistem informasi akuntansi.

Sejak lama dipercaya bahwa pusat-pusat pendidikan komputer akuntansi merupakan sumber untuk mendapatkan tenaga kerja handal di bidang komputer akuntansi. Hal ini dikarenakan sistem pendidikan dan silabus yang diberikan dalam pusat pendidikan komputer akuntansi telah disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan yang semakin berkembang dewasa ini. Apalagi ditunjang oleh sistem praktek yang senantiasa dilakukan untuk melengkapi teori yang diberikan, membuat para lulusan pusat pendidikan komputer akuntansi menjadi siap diterjunkan ke dunia kerja nyata. Oleh karena itulah banyak perusahaan yang merekrut tenaga kerja di bidang akuntansi yang berasal dari pusat pendidikan komputer akuntansi.

Sebenarnya pihak yang memegang peranan paling penting dalam menciptakan tenaga kerja handal di bidang komputer akuntansi di pusat-pusat pendidikan komputer akuntansi adalah para tenaga kerja di pusat pendidikan komputer akuntansi tersebut. Hal ini dikarenakan merekalah yang memberikan materi pendidikan, memberikan evaluasi mengenai keberhasilan peserta didik dalam menyerap ilmu yang diberikan, dan juga memberikan bekal yang diperlukan para peserta didik dalam memasuki dunia kerja. Oleh karena itulah tidak salah jika dikatakan bahwa semakin baik prestasi kerja para tenaga kerja yang bekerja di pusat pendidikan komputer akuntansi, maka semakin baik pulalah kualitas lulusan pusat pendidikan tersebut.

Hal yang diuraikan di atas sejalan dengan pendapat Parwanto dan Wahyudin (2006) yang mengatakan perusahaan yang siap berkompetisi harus memiliki manajemen yang efektif. Untuk meningkatkan prestasi kerja karyawan dalam manajemen yang efektif memerlukan dukungan karyawan yang cakap dan kompeten di bidangnya. Di sisi lain pembinaan para karyawan termasuk yang harus diutamakan sebagai aset utama perusahaan. Proses belajar harus menjadi budaya perusahaan sehingga keterampilan para karyawan dapat dipelihara, bahkan dapat ditingkatkan. Dalam hal ini loyalitas karyawan yang kompeten harus diperhatikan.

Karyawan yang memiliki sikap perjuangan, pengabdian, disiplin, dan kemampuan profesional sangat mungkin mempunyai prestasi kerja dalam melaksanakan tugas sehingga lebih berdaya guna dan berhasil guna. Karyawan yang profesional dapat diartikan sebagai sebuah pandangan untuk selalu perpikir, kerja keras, bekerja sepenuh waktu, disiplin, jujur, loyalitas tinggi, dan penuh dedikasi demi untuk keberhasilan pekerjaannya (Hamid, dkk., 2003).

Pengertian di atas, menggambarkan bahwa penyempurnaan di bidang personalia hanya selalu mendapat perhatian untuk menuju karyawan yang profesional dengan berbagai pendekatan dan kebijaksanaan. Untuk itu, diperlukan adanya pembinaan, penyadaran, dan kemauan kerja yang tinggi untuk mencapai prestasi kerja yang diharapkan. Apabila karyawan penuh kesadaran bekerja optimal maka tujuan organisasi akan lebih mudah tercapai.

Peningkatan sikap, perjuangan, pengabdian, disiplin kerja, dan kemampuan profesional dapat dilakukan melalui serangkaian pembinaan dan tindakan nyata agar upaya peningkatan prestasi kerja dan loyalilas karyawan dapat menjadi kenyataan. Salah satu faktor yang mempengaruhi loyalitas karyawan adalah kepuasan kerja karyawan. Kepuasan kerja (job satisfaction) adalah keadaan emosional karyawan yang terjadi maupun tidak terjadi titik temu antara nilai balas jasa kerja karyawan dan perusahaan atau organisasi dengan tingkat nilai balas jasa yang memang diinginkan oleh karyawan yang bersangkutan (Martoyo, 2000).

Dalam hal kepuasan kerja, Gilmer (1966) menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja adalah kesempatan untuk maju, keamanan kerja, gaji, perusahaan dan manajemen, faktor intrinsik dan pekerjaan, kondisi kerja, aspek sosial dalam pekerjaan, komunikasi, dan fasilitas (dalam As’ad, 2003).

Sementara itu, menurut Heidjrachman dan Husnan mengemukakan beberapa faktor mengenai kebutuhan dan keinginan pegawai, yakni: gaji yang baik, pekerjaan yang aman, rekan sekerja yang kompak, penghargaan terhadap pekerjaan, pekerjaan yang berarti, kesempatan untuk maju, pimpinan yang adil dan bijaksana, pengarahan dan perintah yang wajar, dan organisasi atau tempat kerja yang dihargai oleh masyarakat (Heidjrachman dan Husnan, 2002).

Menurut Loeke (dalam Sule, 2002), kepuasan atau ketidakpuasan karyawan tergantung pada perbedaan antara apa yang diharapkan dengan yang diterima. Jika yang diterima lebih dari yang diharapkan, maka karyawan akan sangat puas. Sebaliknya, apabila yang didapat karyawan lebih rendah daripada yang diharapkan akan menyebabkan karyawan tidak puas. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan atau ketidakpuasan kerja yaitu: jenis pekerjaan, rekan kerja, tunjangan, perlakuan yang adil, keamanan kerja, peluang menyumbang gagasan, gaji/upah, pengakuan prestasi kerja, dan kesempatan bertumbuh.

Merujuk pada berbagai pendapat tersebut dapat disimpulkan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan dalam rangka peningkatan prestasi kerjanya adalah: (a) faktor psikologik, merupakan faktor yang berhubungan dengan kejiwaan karyawan yang meliputi minat, ketenteraman dalam kerja, sikap terhadap kerja, bakat, dan keterampilan; (b) faktor sosial, merupakan faktor yang berhubungan dengan interaksi sosial baik sesama karyawan, dengan atasannya, maupun karyawan yang berbeda jenis pekerjaannya; (c) faktor fisik, merupakan faktor yang berhubungan dengan kondisi fisik lingkungan kerja dan kondisi fisik karyawan, meliputi jenis pekerjaan, pengaturan waktu kerja dan waktu istirahat, perlengkapan kerja, keadaan ruangan, suhu penerangan, pertukaran udara, kondisi kesehatan karyawan, umur, dan sebagainya; (d) faktor finansial, merupakan faktor yang berhubungan dengan jaminan serta kesejahteraan karyawan yang meliputi sistem dan besarnya gaji, jaminan sosial, macam-macam tunjangan, fasilitas yang diberikan, promosi, dan sebagainya.

Terkait dengan uraian di atas ingin diketahui pengaruh faktor kepuasan, yaitu: gaji, kepemimpinan, dan sikap rekan sekerja terhadap prestasi kerja tenaga pengajar di Pusat Pendidikan Komputer Akuntansi di Yogyakarta. Oleh karena itu, diperlukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor kepuasan kerja itu terhadap prestasi kerja tenaga pengajar tersebut.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang maslaah di atas dirumuskan masalah sebagai berikut:

  1. Bagaimanakah pengaruh faktor-faktor kepuasan kerja yang terdiri dari gaji, kepemimpinan dan sikap rekan sekerja seara parsial terhadap prestasi kerja tenaga pengajar pusat pendidikan komputer akuntansi di Yogyakarta?
  2. Faktor manakah yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap prestasi kerja tenaga pengajar pusat pendidikan komputer akuntansi di Yogyakarta?

    C. Tujuan dan Manfaat Penelitian

    1. Tujuan penelitian

    Tujuan penelitian ini adalah :

    a. Untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor kepuasan kerja yang terdiri dari gaji, kepemimpinan dan sikap rekan sekerja secara parsial terhadap prestasi kerja tenaga pengajar pusat pendidikan komputer akuntansi di Yogyakarta.

    b. Untuk mengetahui faktor yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap prestasi kerja tenaga pengajar pusat pendidikan komputer akuntansi di Yogyakarta.

    2. Manfaat penelitian

    a. Bagi Universitas Islam Indonesia

    Penelitian ini dapat memperkaya khasanah penelitian mengenai peningkatan prestasi kerja tenaga pengajar yang berkecimpung di bidang pendidikan komputer akuntansi.

    b. Bagi Penulis

    Penelitian ini memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai pengaruh faktor-faktor kepuasan kerja terhadap prestasi kerja tenaga pengajar di bidang pendidikan komputer akuntansi.

    c. Bagi peneliti lain

    Penelitian ini dapat dijadikan sebagai masukan bagi peneliti yang akan melakukan penelitian sejenis.

      Baca selengkapnya »

    ===================================================
    Ingin memiliki Skripsi/Tesis versi lengkapnya? Hubungi Kami.
    ===================================================

    Keterangan: Skripsi-Tesis yang ada di situs ini adalah contoh dari bagian dalam skripsi atau Tesis saja. Bagi yang berminat untuk memiliki versi lengkap dalam format Softcopy hubungi ke nomor HP. 081904051059 atau Telp.0274-7400200. Skripsi Rp300rb, Tesis Rp500rb. Layanan ini bersifat sebagai referensi dan bahan pembelajaran. Kami tidak mendukung plagiatisme.

    Judul terkait:

    Keyword:

    definisi kepuasan kerja (27), faktor-faktor kepuasan kerja (26), pengaruh kepuasan kerja terhadap prestasi kerja karyawan (22), Faktor-faktor yang mempengaruhi Kepuasan Kerja (22), kepuasan kerja terhadap prestasi kerja (20), Konsep Kepuasan kerja (19), kepuasaan kerja (18), teori loyalitas karyawan (18), kepuasan kerja dan prestasi kerja (17), pembinaan karyawan (16)

    Layanan Referensi & Konsultan Skripsi Tesis & Disertasi   No.HP.0819.0405.1059  Home: (0274) 7400200